Pendidikan memiliki peran penting
dalam membentuk pola pikir seseorang dan guru mempunyai andil besar di
dalam membangun sebuah generasi. Semakin banyak tantangan yang dihadapi
dan persoalan-persoalan yang perlu segera ditemukan jalan keluarnya.
Menuntut guru untuk menciptakan golongan manusia penemu solusi bukan
sebaliknya pembuat masalah. Menurut George Couros, penulis buku The Innovator's Mindset, ada
beberapa tipe guru yang kita perlukan di dalam ruang kelas jika ingin
berhasil menghadapi tantangan-tantangan global dan membuat anak-anak
semakin maju. Berikut sembilan tipe guru yang dibutuhkan Indonesia
supaya anak-anak bangsa semakin maju.
1. Tipe guru yang mudah beradaptasi
Perubahan adalah hal yang pasti terjadi. Oleh karena itu, guru juga
punya kewajiban untuk selalu mengevaluasi posisi dan metode yang
diadopsi dalam mendidik. Jika 10 tahun lalu membentak dan memukul
mungkin merupakan sesuatu yang wajar. Tapi, sekarang cara-cara itu tidak
efektif dan guru bisa diproses hukum bila siswa tidak terima.
2. Tipe guru yang menghargai perbedaan pendapat
Dulu hafalan adalah salah satu ukuran kesuksesan seorang siswa. Kita
tidak terbiasa berpikir kritis dan berani memberikan pendapat yang
berbeda. Jika diantara lima siswa, sangat normal bila ada lima pendapat berbeda. Ini juga yang akan membuat mereka lebih toleran terhadap perbedaan.
3. Tipe guru yang kritis dalam menerima informasi
Guru perlu membiasakan siswa agar mereka melakukan refleksi apakah
sebuah informasi itu benar. Seringkali karena tuntutan untuk selalu
cepat dalam memutuskan sesuatu, kita melompati proses-proses yang
diperlukan untuk mencerna informasi. Akibatnya, kita malah turut
menyebarkan kebohongan.
4. Tipe guru yang bisa berkolaborasi
Guru bukanlah orang paling tahu tentang semua hal di dunia ini.
Berangkat dari fakta tersebut para guru bisa mengajari siswa bahwa
mereka bisa belajar dari siapapun dan dimanapun. Pelajaran bisa diambil
dari cerita-cerita orangtua, tukang kebun sekolah maupun ibu penjaga
kantin.
5. Tipe guru yang mampu berinovasi
Guru masa kini wajib menciptakan sebuah lingkungan dimana inovasi dan
kreativitas itu dihargai, bahkan didukung. Di masa depan, para siswa
harus bisa menciptakan hal-hal yang bisa berkontribusi dalam
penyelesaian masalah bukan melalui tindakan kekerasan, melainkan
cara-cara kreatif dan out-of-the-box.
6. Tipe guru pemimpin
Guru yang punya jiwa kepemimpinan mampu mempengaruhi orang lain secara
positif untuk membuat progres di area-area tertentu. Pengaruh tersebut
tidak hanya kepada siswa, tapi juga metode pengajaran, kurikulum, hingga
keorganisasian.
7. Tipe guru pendongeng
Sekarang, untuk membuat siswa bersemangat, guru perlu belajar menjadi
pendongeng yang baik dan membiarkan anak didik berimajinasi. Jangan
membuang waktu dengan mengajar di depan kelas, tapi siswa-siswa merasa
bosan dan malah tidak mendapatkan ilmu apapun. Menulis di papan tulis
atau mendengarkan ceramah adalah cara-cara lama.
8. Tipe guru perancang
Belajar tidak harus dilakukan di dalam kelas dengan buku dan alat tulis
di atas meja. Siswa bisa belajar di luar ruangan. Gunakan metode yang
paling tidak membuat mereka tidak bosan selalu melihat dinding-dinding
kelas.
9. Tipe guru seniman
Guru yang baik adalah seorang seniman. Maksudnya, sebagai pendidik, guru
harus terus mengasah kemampuan untuk menjalankan profesi mulia ini.
Guru dan siswa bisa sama-sama belajar untuk kemajuan pendidikan.
Rewrite by Nur Kholis, S.Pd
No comments:
Post a Comment